Categories
Uncategorized

500 Nelayan di Senegal Terjangkit Penyakit Kulit Misterius


News

·

20 November 2020 4:28

500 Nelayan di Senegal Terjangkit Penyakit Kulit Misterius

Konten ini diproduksi oleh kumparan
500 Nelayan di Senegal Terjangkit Penyakit Kulit Misterius (9810)
Siluet nelayan merapikan jaringnya di Perairan Tanjung Peni, Kota Cilegon, Banten. Foto: Antara/Dziki Oktomauliyadi
Otoritas Kesehatan Senegal mengungkapkan ada lebih dari 500 nelayan terjangkit penyakit kulit misterius setelah kembali dari laut.
ADVERTISEMENT
Direktur Informasi Kesehatan dan Pendidikan Senegal, Ousmane Gueye, mengatakan para nelayan yang datang dari Ibu Kota Dakar, kini telah ditempatkan di lokasi karantina untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
“Ini dermatitis yang terkait dengan penyakit menular. Kami sedang memeriksa lebih lanjut dan berharap untuk segera mengetahui apa itu,” kata Gueye dikutip dari Reuters, Jumat (20/11).
500 Nelayan di Senegal Terjangkit Penyakit Kulit Misterius (9811)
Sejumlah umat Muslim mengenakan masker saat Salat Id berjemaah di sebuah masjid di Dakar, Senegal, Minggu (24/5). Foto: Reuters/Zohra Bensemra
Sebuah laporan kementerian kesehatan setempat tertanggal 17 November mengatakan, para nelayan itu memiliki luka di wajah dan di alat kelamin mereka. Gueye menambahkan, para nelayan juga mengalami sakit kepala dan mengalami peningkatan suhu badan.
Berdasarkan penyelidikan awal menunjukkan kasus pertama dilaporkan pada 12 November. Pria berusia 20 tahun saat itu menunjukkan gejala yang termasuk ruam vesikuler non-umum, dengan ciri-ciri pembengkakan pada wajah, bibir kering dan mata kemerahan.
500 Nelayan di Senegal Terjangkit Penyakit Kulit Misterius (9812)
Ilustrasi tentara Senegal. Foto: TOUREBEHAN/AFP
Sementara dari sejumlah gambar yang dibagikan di media sosial menunjukkan pria dengan bibir bengkak dan melepuh, serta jerawat besar di tangan mereka.
ADVERTISEMENT
Terkait permasalahan ini, Gueye menuturkan bahwa pemerintah akan segera mengirim angkatan laut Senegal untuk mengambil sampel air untuk dianalisis.

Sumber Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *