Categories
Uncategorized

Sido Muncul Raih Penghargaan Perusahaan Terbaik di Asia-Pasifik versi Forbes


Pagelaran Penghargaan Forbes Asia Best Under a Billion secara virtual. Foto: dok. Sido Muncul

Sebagai perusahaan yang terus berinovasi dalam mengembangkan potensi pemanfaatan herbal di Indonesia, Sido Muncul meraih penghargaan Asia Best Under a Billion versi Forbes. Dari 18,000 perusahaan yang ada di kawasan Asia-Pasifik, Forbes memilih 200 perusahaan dengan kinerja terbaik di kawasan ini berdasarkan pertumbuhan perusahaan dan profitabilitas.

Perusahaan dengan penjualan di bawah USD 1 miliar, memiliki peningkatan keuntungan, serta tidak mempunyai utang atau hanya memiliki utang sedikit menjadi kriteria penilaian Asia Best Under a Billion. Uniknya, Asia Best Under a Billion tahun ini juga menyoroti bagaimana 200 perusahaan tersebut berinovasi di tengah pandemi COVID-19.

Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, tak menampik bahwa situasi pandemi memang menghadirkan berbagai tantangan bagi Sido Muncul. Mulai dari terganggunya jalur distribusi akibat pembatasan sosial berskala besar hingga menurunnya daya beli masyarakat.

“Meski semuanya terganggu, itu bukan halangan untuk kami. Hal tersebut terbukti dari meningkatnya penjualan produk Sido Muncul pada Q3 sebesar 11 persen,” jelas Irwan kepada kumparan, Senin (23/11).

Sido Muncul Raih Penghargaan Perusahaan Terbaik di Asia-Pasifik versi Forbes (1)
Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, bersama perwakilan Forbes Asia. Foto: dok. Sido Muncul

Bagi Irwan, penghargaan ini merupakan sebuah dorongan untuk kemajuan Sido Muncul. Bahkan, perusahaan yang pertama kali berdiri tahun 1951 ini sudah menyiapkan terobosan yang akan dikenalkan pada 2021.

“Awal tahun nanti, kami akan membangun museum jamu dan research center. Sehingga, masyarakat dapat melihat sendiri bagaimana perkembangan jamu di Indonesia, sekaligus mengetahui produksi produk-produk Sido Muncul,” ungkap Irwan.

Langkah Sido Muncul dalam membangun museum dan research center tak hanya sekadar memberi terobosan pada perusahaan, tapi juga sebagai aksi nyata berkontribusi untuk memajukan negeri.

“Tujuan (dibangunnya museum jamu dan research center) supaya banyak orang yang datang ke situ untuk menggalakkan pariwisata Jawa Tengah. Siapa tahu, setiap bulan ada 60 ribu orang yang datang,” terangnya.

Sido Muncul Raih Penghargaan Perusahaan Terbaik di Asia-Pasifik versi Forbes (2)
Maket museum jamu dan research center milik Sido Muncul. Foto: dok. Sido Muncul

Irwan menyadari, diperlukan partisipasi dan kolaborasi pihak lain untuk mendukung Indonesia maju. Oleh sebab itu, ia mengharapkan research center Sido Muncul dapat menjadi suatu wadah untuk melahirkan orang-orang hebat.

“Saya mengharapkan partisipasi dari banyak orang, Sido Muncul tidak bisa sendiri. Saya yakin di Indonesia ini banyak sekali orang hebat, tapi tidak difasilitasi. Makanya nanti saya akan buka aksesnya melalui research center yang dibuat oleh Sido Muncul itu,” kata Irwan.

Sido Muncul kembangkan pabrik bahan baku

Sido Muncul Raih Penghargaan Perusahaan Terbaik di Asia-Pasifik versi Forbes (3)
Pabrik Sido Muncul. Foto: dok. Sido Muncul

Selain membangun museum jamu dan research center, Sido Muncul juga akan mengembangkan bisnis bahan baku agar potensi pemanfaatan obat herbal di Indonesia bisa lebih masif.

“Kami akan menjual bahan bakunya ke dalam negeri dan akan mengekspor. Saya rasa (bisnis) ini lebih menguntungkan karena bahan baku tidak perlu regulasi yang sulit,” jelasnya.

Sebenarnya, Sido Muncul telah membangun pabrik bahan baku sejak beberapa tahun yang lalu. Bernama PT Semarang Herbal Indo Plant, pabrik ini mempunyai laboratorium R&D untuk memproduksi sekaligus melakukan quality control dan quality assurance.

“Pabrik kami yang berbasis GMP ini akan menghasilkan produk yang terstandarisasi. Di pabrik ini kami bisa memisahkan zat yang ada di tumbuhan hingga bagian terkecil. Misalnya kunyit. Kami punya alatnya bagaimana mengisolasi kunyit sampai menjadi single isolate, yaitu curcuminoid,” kata Irwan.

Setiap produk Sido Muncul telah melalui uji quality control sesuai dengan aturan BPOM. Mulai dari tes aflatoksin, tes cemaran mikroba, tes logam berat, tes pupuk dan pestisida, dan tes DNA (bebas bahan haram) untuk memastikan bahwa produk aman digunakan. Selain itu, produk Sido Muncul juga telah mendapatkan sertifikasi halal MUI, HACCP, GMP, dan ISO.

Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Sido Muncul

Sumber Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *