Categories
Uncategorized

UMKM Aceh Didorong Manfaatkan Teknologi untuk Pemasaran di Tengah Pandemi Corona


Bisnis

·

17 November 2020 14:52

UMKM Aceh Didorong Manfaatkan Teknologi untuk Pemasaran di Tengah Pandemi Corona

Konten ini diproduksi oleh ACEHKINI
UMKM Aceh Didorong Manfaatkan Teknologi untuk Pemasaran di Tengah Pandemi Corona (19502)
Ketua Dekranasda Aceh, Dyah Erti Idawati (berkaca mata) saat berada di Rumah Tenun Nyak Mu di Desa Siem, Aceh Besar, Senin (10/2/2020). Foto: Suparta/acehkini
Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Aceh didorong untuk memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan pemasaran produknya di tengah masa pandemi corona. Di sisi lain, masyarakat juga diajak untuk membeli produk lokal.
ADVERTISEMENT
“Pandemi COVID-19 yang saat ini melanda dunia menantang kita untuk beralih ke pasar digital, memasarkan dan mempromosikan produk yang kita hasilkan secara daring,” ujar Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh, Dyah Erti Idawati, dalam keterangannya, Selasa (17/11).
“Tidak hanya perusahaan besar, para pelaku UMKM juga sangat merasakan imbas negatif dari pandemi COVID-19. Namun apapun yang terjadi, optimisme harus tetap ada karena Allah selalu menjanjikan, bahwa selalu ada hikmah di balik suatu musibah. Dalam konteks COVID-19 yang mengharuskan pemerintah membuat sejumlah pembatasan, pasar daring menjadi tantangan yang harus ditaklukkan para pelaku UMKM,” lanjutnya.
UMKM Aceh Didorong Manfaatkan Teknologi untuk Pemasaran di Tengah Pandemi Corona (19503)
Ketua Dekranasda Aceh, Dyah Erti Idawati, saat membuka Rakerda Dekranasda se-Aceh tahun 2020. Foto: Humas Setda Aceh
Hal tersebut disampaikan Dyah dalam sambutannya saat membuka webinar dalam rangka Rapat Kerja Daerah Dekranasda se-Aceh tahun 2020 pada Senin (16/11). Rakerda yang mengusung tema “Sisi Positif Pandemi COVID-19: Momentum Percepatan Digitalisasi Pasar Kerajinan di Daerah” menghadirkan narasumber Deputi Bidang Pariwisata dan Produk Kreatif Kemenparekraf; Muhammad Neil El Himam, dan Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Victoria br Simanungkalit.
ADVERTISEMENT
“Kita harus mendorong para perajin untuk melakukan inovasi digital misalnya dalam hal pemasaran dengan memanfaatkan platform online. Dengan adanya teknologi digital ini tentunya sangat membantu IKM pada saat adaptasi kebiasaan baru saat ini,” sebutnya.
Dukung UMKM Aceh dengan Membeli Produk Lokal
Dyah juga mengajak masyarakat untuk mendukung Gerakan Nasional yang digaungkan pemerintah, yaitu Bangga Buatan Indonesia. Menurutnya, kampanye tersebut harus terus digalakkan untuk menciptakan kesadaran, kecintaan, dan kebanggaan untuk menggunakan produk-produk Indonesia.
UMKM Aceh Didorong Manfaatkan Teknologi untuk Pemasaran di Tengah Pandemi Corona (19504)
Produk kerajinan rotan di Aceh Besar. Foto: Suparta/acehkini
“Untuk mendukung hal ini tentunya harus dibarengi dengan peningkatan kualitas serta desain produk yang lebih baik sesuai dengan selera pasar. Kampanye ini dilakukan dalam upaya mengantisipasi persaingan pasar global yang semakin ketat. Dalam hal ini peran Dekranasda sangat penting fungsinya dalam membantu pemerintah membina perajin untuk menghasilkan produk-produk kerajinan berdaya saing tinggi dan dapat menembus pasar lokal, nasional dan internasional,” kata Dyah.
ADVERTISEMENT
Pemerintah Aceh, sambung Dyah, sangat mendukung gerakan Bangga Buatan Indonesia. Khusus di Aceh, pelaku IKM/UKM merupakan salah satu penggerak roda perekonomian, berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah Aceh. Bahkan, Gubernur Aceh telah menerbitkan surat imbauan untuk penggunaan produk IKM/UKM Aceh pada setiap kesempatan.
“Ini adalah bentuk kepedulian kita bersama untuk memajukan IKM/UKM Aceh, sehingga dapat membantu menekan angka kemiskinan dan mengurangi pengangguran. Bahkan pemerintah telah menggelontorkan sejumlah dana agar UMKM tidak gulung tikar akibat tak mampu menghadapi tekanan ekonomi akibat COVID-19. Salah satu bantuan yang dapat dimanfaatkan UMKM adalah Banpres Produktif UMKM yang disalurkan melalui Dinas Koperasi dan UKM Aceh,” jelasnya.
Dyah menambahkan, bentuk lain dukungan Pemerintah Aceh bagi sektor ini adalah menfasilitasi para IKM/UKM Aceh untuk memanfaatkan tempat promosi dan penjualan produk perajin Aceh di SMESCO Jakarta dan mengikutsertakan pada pameran-pameran virtual yang disesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini.
ADVERTISEMENT

Sumber Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *